Kegiatan Budaya di Sanggar Feta Borneo
Dalam suasana malam bulan purnama yang penuh magis, Kepala Suku Silvanus Felix dan Kepala Adat Marsianus Fortanata Mosa tampil memainkan musik tradisional khas Dayak Kantu di Sanggar Feta Borneo. Alunan musik yang berpadu dengan nyanyian alam hutan menegaskan identitas budaya Dayak yang sarat makna, sekaligus menyampaikan pesan harmoni dengan alam.
Acara ini menjadi bukti nyata bahwa tradisi lokal tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus ditampilkan sebagai bagian dari kekayaan budaya internasional. Para tamu yang hadir, baik dari masyarakat lokal maupun pengunjung mancanegara, terhanyut dalam suasana sakral yang diciptakan oleh petikan alat musik tradisional dan ritme tabuhan yang menggetarkan jiwa.
Melalui penampilan ini, kedua tokoh adat tidak hanya mempersembahkan musik, tetapi juga mengingatkan generasi muda Dayak untuk bangga dan melestarikan warisan leluhur. Pesan yang dibawa pun menggaung: Budaya adalah jati diri, dan tradisi adalah cahaya yang menuntun perjalanan bangsa di tengah arus globalisasi.